Tentang dia yang tak kau ketahui
Malam ini, ditemani bintang dan bulan di langit angkasa. Aku kembali mengingat tentang dia. Dia yang sudah pergi dari dunia. Senyumnya yang menawan kembali menarikku untuk jatuh dalam pesonanya yang tampan.
Namun sekarang ia denganku sudah berbeda dunia. Ia dengan segala keteguhan hatinya menyadarkanku akan pentingnya melihat dunia dengan sudut pandang yang berbeda. Awalnya aku tak mengerti maksudnya. Tetapi kini aku sudah mengerti.
Banyak kenangan yang bertebaran bersamanya, aku tak sanggup merapikannya. Tolong! Siapa saja bantu aku menyimpan ini. Aku tak sanggup jika harus tanpa ia. Ia selalu mengerti aku dan tak pernah berbicara kasar kepadaku. Aku ingin ia kembali.
Jika aku diberi 1 permintaan, aku ingin ia bangkit dari kematian. Jika suatu saat akan pergi. Aku ingin ia mengajakku, agar aku dan ia abadi bersama selamanya tanpa ada kendala.
Ya mati bersama. Entah itu kecelakaan atau hal sebagainya. Lebih baik seperti itu atau salah satu diantara aku dan ia harus menampung luka yang teramat menyiksa.
Banyak kenangan yang bertebaran bersamanya, aku tak sanggup merapikannya. Tolong! Siapa saja bantu aku menyimpan ini. Aku tak sanggup jika harus tanpa ia. Ia selalu mengerti aku dan tak pernah berbicara kasar kepadaku. Aku ingin ia kembali.
Jika aku diberi 1 permintaan, aku ingin ia bangkit dari kematian. Jika suatu saat akan pergi. Aku ingin ia mengajakku, agar aku dan ia abadi bersama selamanya tanpa ada kendala.
Ya mati bersama. Entah itu kecelakaan atau hal sebagainya. Lebih baik seperti itu atau salah satu diantara aku dan ia harus menampung luka yang teramat menyiksa.
Komentar
Posting Komentar